Ketika “Swing” Menyatu Dengan cheongsam di Dunia Seba

Koleksi cheongsam Sebastian Gunawan menghadirkan pilihan cheongsam yang unik, dinamis, dan kreatif

Gerak tarian swing yang lincah, dinamis dan penuh gaya menginspirasi Sebastian “Seba” Gunawan untuk menciptakan berbagai gaun cheongsam yang unik, indah, dan cenderung tak biasa. Untuk menyambut datangnya tahun naga dalam perhitungan bulan di kalender China, Seba menghadirkan berbagai pilihan inspirasi gaun cheongsam yang indah dan unik.

“Selama ini cheongsam banyak terlihat dengan model yang itu-itu saja. Kali ini saya coba untuk memberikan kreasi baru dengan paduan budaya Eropa dan China, dan juga dari tarian swing di tahun 20-an,” ungkap Seba kepada Kompas Female, di sela acara pagelaran busananya “Shanghai Swing” di Hotel Mulia, Senayan, Rabu (11/1/2012).

Sebanyak 60 koleksi cheongsam yang ditampilkan kali ini merupakan sebuah wujud dan bentuk “dunia” cheongsam ala Sebastian Gunawan. “Cheongsam ini mirip dengan baju kebaya-nya Indonesia, dan punya ciri khas menonjolkan siluet tubuh perempuan yang detail dan indah. Tapi kali ini desainnya banyak yang saya mainkan jadi tidak persis dengan model cheongsam klasik, tapi tanpa menghilangkan kesan cheongsamnya,” tambahnya.

Ragam busana cheongsam yang ada sekarang ini memiliki beberapa kesamaan yang cenderung terkesan monoton karena tampil dengan bentuk yang itu-itu saja. Hal inilah yang coba dirubah Seba dalam karyanya yaitu Shanghai Swing. Koleksi busana kreatif Seba ini banyak menampilkan beragam kreativitas dengan tebaran kristal, manik, payet, dan juga aksen bulu.

Jika biasanya busana cheongsam tampil dalam model terusan satu bagian, Seba menghadirkan berbagai pilihan lain seperti model cheongsam dengan dua bagian misalkan bolero, ataupun blus pendek yang ditumpuk dengan gaun panjang strapless. Tak hanya itu, ada juga pilihan cheongsam dengan kombinasi tiga bagian yaitu bolero, blus, dan rok.

Bahan yang dipilih Seba kali ini merupakan bahan-bahan yang ringan namun indah seperti lace, tile, bordir, sutera, brokat, damask, dan lainnya. Dan warna yang dipilih untuk digoreskan dalam koleksinya kali ini adalah warna khas China yaitu merah, dan warna lainnya seperti abu-abu, putih, emas, biru, dan juga hijau batu giok (jade). Selain itu rancangannya ini juga bermain dalam warna palet ocre, warna pastel sampai hitam.

Inspirasi tarian swing ini dituangkan Seba dalam bentuk gaun terusan dengan model rok mekar yang ringan, dinamis dan genit. “Rok ini memberi kesan gaya elegan ala Dior di era 1950-an,” bebernya.

Beberapa gaun cheongsam ini dimodifikasi Seba dengan model kerah China yang unik bahkan cenderung terlihat elegan dengan tambahan kilau payet, dan mutiara yang melingkari leher. Bahkan pada beberapa rancangan cheongsamnya, kerah China ini tampak tak menyatu dengan bagian baju yang berleher V, maupun kerah China yang berpotongan di tengah leher.

Selain itu potongan backless pun banyak ditonjolkan Seba dalam koleksi gaunnya ini. tak hanya itu, cheongsam yang biasanya memiliki potongan tangan pendek ini dihadirkan Seba dengan potongan tangan yang menggembung, tangan panjang, dan bahkan tangan yang asimetris di kedua sisinya.

Pada rancangan lainnya, gaun cheongsam ini berpotongan pas badan dengan kombinasi rok transparan yang terlihat seksi. Bahkan beberapa gaun cheongsamnya membawa suasana folklorik dengan aksen lipatan wiru pada rok sarung yang penuh bordir dengan tambahan aksen motif daun, bunga dan burung yang diilhami dari seni sulam China.

Yang terlihat paling unik adalah hadirnya gaun cheongsam yang terbuat dari bahan brokat asli Indonesia. Kejutan Seba tak hanya berhenti di situ, tapi berlanjut dengan tambahan kombinasi gaun cheongsam brokat dan kebaya brokat encim. Brokat ini terlihat indah dengan taburan kristal jacquard yang disulam dan dibordir, juga gabungan bahan sutera yang bertabur permata mengekspresikan citarasa elegan dan glamor dalam busananya.

“Aksesoris yang digunakan kali ini punya daya tarik sendiri karena memadukan dengan budaya Tibet dan perhiasan maharani India,” ungkap perancang yang dijuluki soultan of glamour ini. Hiasan yang digunakan kali ini merupakan hiasan kepala yang berupa bando yang bergantung bandul chandelier batuan, kristal dan mutiara yang semakin menambah keglamoran Shanghai Swing Seba. Kompas.com

About smartetos

Succesfull Life with smart ethos and enthusiasm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: